NTT PUSARAN ONLINE-Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menyentil pemerintah daerah yang lambat menyalurkan anggaran bantuan dari Presiden Prabowo Subianto untuk korban gempa NTT. “Ada juga daerah yang, artinya ya eman-eman kalau bahasa saya. Sudah diberikan anggaran untuk membantu masyarakat, tapi realisasinya masih lambat,” ucap Tito di Kompleks Istana, Jakarta, Senin (7/9/2026).
Tito menjelaskan, Presiden Prabowo telah memberikan total Rp200 juta untuk penanganan bencana di NTT. Rinciannya, sebanyak Rp 40 miliar untuk provinsi dan Rp20 miliar untuk 8 kabupaten/kota. Oleh karena itu, dalam rapat bersama Presiden RI Prabowo Subianto pada siang hari tadi, Tito mengingatkan daerah agar segera merealisasikan bantuan dengan menggunakan dana bantuan Presiden RI.
Baca juga: Mendagri Akan Terjunkan Tim untuk Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi Daerah Tangani 57 Titik Pengungsian Gempa Flores, Alumni GMNI Bangkitkan Semangat Gotong Royong Artikel Kompas.id Tangani 57 Titik Pengungsian Gempa Flores, Alumni GMNI Bangkitkan Semangat Gotong Royong “Makanya kami tadi saya sampaikan di Zoom Meeting, ya tolonglah daerah-daerah sudah diberikan bantuan oleh Presiden, ya gunakan secepat mungkin,” tuturnya. Di sisi lain, ia mengapresiasi Provinsi NTT yang cepat dalam merealisasikan anggaran bantuan itu.
“Tadi saya berikan apresiasi kepada Gubernur, Pak Melki, ya, yang sudah merealisasikan 43 persen dari yang diberikan oleh Bapak Presiden,” ucapnya. Baca juga: Guyoni Fahri Hamzah, Prabowo: Kalau Sudah Berdiri 3 Juta Rumah, Boleh Senyum-senyum Dia pun heran karena masih ada daerah yang realisasinya penggunaan dana bantuannya rendah.
“Tapi, ada juga yang masih cuma 1% lebih Sikka, ada yang cuma 7%. Padahal kami sudah menurunkan tim untuk mendampingi dari Itjen,” ucapnya. Sebagai informasi, Presiden Prabowo Subianto telah menyalurkan bantuan kemasyarakatan sebesar Rp 200 miliar untuk penanganan bencana gempa bumi di Provinsi NTT. Bantuan sebesar Rp 200 miliar tersebut terdiri atas Rp 40 miliar untuk Pemerintah Provinsi NTT dan Rp 20 miliar untuk delapan kabupaten yang terdampak.
Baca juga: Pascaerupsi Gunung Anak Krakatau, Mendagri Imbau Pemda Terdampak Tingkatkan Kewaspadaan Delapan kabupaten tersebut yaitu Manggarai Barat, Manggarai, Manggarai Timur, Ende, Ngada, Nagekeo, Sikka, dan Flores Timur. Tito menjelaskan bantuan Rp200 miliar ini dikucurkan usai dirinya memberi laporan ke Prabowo bahwa anggaran belanja tak terduga (BTT) di NTT sangat sedikit.
“Ada yang cuma tinggal Rp 400 juta lebih, kurang malah. Yaitu Manggarai Timur, padahal dampaknya berat,” ungkap Tito. Baca juga: Puan Dorong Pemerintah Koordinasi Lintas Sektor Tangani Karhutla Tito kemudian memberikan masukan ke Prabowo karena daerah terdampak ini tentu perlu banyak uang untuk penanganan bencana pascagempa. “Kemudian Pak Presiden menyampaikan, ada usulan saya sampaikan, kira-kira 5-10 miliar untuk per kabupaten, 8 di Flores, provinsinya 10-20. Langsung beliau menjawab, ‘Double saya berikan’,” bebernya.***






